Lebih dari Setengah Mahasiswa Sekolah Keperawatan Lansia di Jepang Adalah Warga Asing — Apa yang Sedang Terjadi?
- 18 Jul
- 2 menit membaca

Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan besar sedang terjadi di industri perawatan lansia Jepang.
Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah bahwa lebih dari setengah siswa yang masuk ke sekolah pelatihan Care Worker (Kaigo Fukushishi) kini merupakan warga negara asing.
Menurut data tahun akademik 2025, sekitar 55% mahasiswa baru di lembaga pelatihan Care Worker adalah pelajar internasional, yang berarti jumlah mereka telah melampaui mahasiswa Jepang.
Mengapa Jumlah Mahasiswa Asing Meningkat?
Alasan utamanya adalah karena jumlah pelamar dari Jepang terus menurun, sementara jumlah pelajar internasional meningkat pesat.
Industri perawatan lansia di Jepang telah lama menghadapi kekurangan tenaga kerja. Meskipun pekerjaan ini relatif stabil, minat dari masyarakat Jepang tidak banyak meningkat. Sebaliknya, bagi warga asing, bidang ini menarik karena memungkinkan mereka bekerja di Jepang dalam jangka panjang dan memperoleh karier yang stabil setelah mendapatkan sertifikasi profesional.
Kebanyakan pelajar berasal dari negara-negara Asia seperti Nepal, Vietnam, dan Myanmar.
Sistem "Belajar untuk Bekerja"
Di balik tren ini terdapat sistem yang cukup unik.
Banyak pelajar internasional mengikuti jalur berikut:
Sekolah bahasa Jepang
Sekolah kejuruan perawatan lansia (sekitar 2 tahun)
Bekerja di fasilitas perawatan lansia
Selain itu, banyak pelajar memanfaatkan program bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup. Dalam banyak kasus, pinjaman tersebut dapat dibebaskan jika mereka bekerja di bidang tersebut selama jangka waktu tertentu.
Dengan kata lain, ini dapat disebut sebagai model studi di luar negeri yang sejak awal dirancang untuk mendapatkan pekerjaan.
Kondisi Nyata di Tempat Kerja
Setelah lulus, sebagian besar mahasiswa bekerja di fasilitas perawatan lansia seperti panti jompo.
Fasilitas-fasilitas ini mengalami kekurangan tenaga kerja yang serius, sehingga penerimaan tenaga kerja asing menjadi sangat penting.
Namun, terdapat pula beberapa tantangan.
Hambatan bahasa Jepang, sulitnya ujian sertifikasi, dan kewajiban bekerja di tempat yang sama selama periode tertentu dapat menyebabkan ketidaksesuaian harapan jika sistem ini tidak dipahami dengan baik sejak awal.
Prospek Masa Depan
Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut.
Populasi lansia Jepang terus meningkat, dan kebutuhan tenaga kerja di bidang perawatan lansia juga terus bertambah. Oleh karena itu, ketergantungan terhadap tenaga kerja asing kemungkinan akan semakin besar.
Perspektif Japan Job Guide
Bidang perawatan lansia merupakan salah satu sektor yang menawarkan peluang besar bagi warga asing yang ingin bekerja di Jepang.
Namun, yang terpenting adalah memahami sistem yang berlaku sebelum mengambil keputusan.
Dengan memahami status izin tinggal, sistem bantuan biaya pendidikan, dan persyaratan kerja sejak awal, seseorang dapat membangun karier yang lebih stabil dan sukses di Jepang.


Komentar