top of page

Jepang Akan Memperkenalkan JESTA: Sistem Pemeriksaan Sebelum Masuk ke Jepang

  • 17 Mei
  • 1 menit membaca

Pemerintah Jepang secara resmi telah memutuskan untuk memperkenalkan sistem pemeriksaan online sebelum masuk ke Jepang yang disebut JESTA (Japan Electronic System for Travel Authorization) untuk pengunjung jangka pendek dari negara-negara bebas visa. Sistem ini dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun fiskal 2028.

Sistem ini terutama ditujukan bagi wisatawan dan pengunjung jangka pendek lainnya. Sistem ini berbeda dari visa kerja dan visa pelajar yang digunakan untuk bekerja atau belajar di Jepang.

Melalui JESTA, para pelancong harus mengajukan permohonan secara online sebelum bepergian ke Jepang. Hanya orang yang mendapatkan persetujuan yang akan diizinkan naik pesawat menuju Jepang. Pada prinsipnya, orang yang belum mendapatkan persetujuan tidak akan diizinkan untuk naik pesawat.

Salah satu alasan utama diperkenalkannya sistem ini adalah meningkatnya jumlah wisatawan asing yang menyebabkan beban pemeriksaan imigrasi di bandara semakin besar. Pemerintah Jepang juga ingin mencegah tinggal ilegal. Secara khusus, Jepang ingin memperkuat proses penyaringan sebelum kedatangan untuk mengurangi kasus orang yang masuk sebagai turis tetapi kemudian tinggal secara ilegal.

Bagi pekerja asing yang datang ke Jepang untuk bekerja, dampak sistem ini diperkirakan akan terbatas karena mereka sudah harus melalui prosedur seperti mendapatkan Certificate of Eligibility sebelum masuk ke Jepang.

Dengan diperkenalkannya JESTA, sistem imigrasi Jepang akan berubah secara besar dari “pemeriksaan di bandara” menjadi “pemeriksaan sebelum kedatangan.” Sistem ini diperkirakan akan memengaruhi penerimaan warga asing di Jepang dan arus perjalanan internasional di masa depan.

Orang yang berencana bekerja di Jepang diperkirakan tidak akan terlalu terdampak. Namun, orang yang ingin datang ke Jepang sebagai wisatawan perlu memperhatikan bahwa permohonan dan persetujuan online sebelumnya akan menjadi wajib.


Postingan Terakhir

Lihat Semua

Komentar


  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
bottom of page